Borussia Dortmund melakukan comeback dramatis dan mengalahkan Villarreal 3-2 pada matchday pertama Liga Champions 2026/27.
Borussia Dortmund mengawali perjalanan Liga Champions 2026/27 dengan kemenangan dramatis. Sempat berada dalam situasi sulit, Die Borussen akhirnya membalikkan pertandingan dan mengalahkan Villarreal dengan skor 3-2 di Signal Iduna Park.
⚽ Berita Bola📅 9 September 2026🏆 Liga Champions🟡⚫ Borussia Dortmund
Dortmund comeback dramatis 3-2 saat menghadapi Villarreal pada matchday pertama league phase Liga Champions 2026/27. Pertandingan di Signal Iduna Park berjalan sengit sejak awal dan baru menghasilkan gol setelah turun minum.
Villarreal lebih dulu membuka keunggulan pada menit ke-54 setelah Renato Veiga mencetak gol bunuh diri. Dortmund kemudian meningkatkan tekanan dan menemukan momentum melalui Serhou Guirassy.
Guirassy mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-80 sebelum kembali menjadi penentu lima menit kemudian melalui eksekusi penalti. Villarreal sempat memperkecil ketertinggalan pada masa tambahan waktu, tetapi Dortmund mampu mempertahankan kemenangan.
Hasil Akhir
Borussia Dortmund 3-2 Villarreal. Guirassy mencetak dua gol untuk Dortmund, sedangkan satu gol lainnya tercipta melalui gol bunuh diri Renato Veiga.
1. Babak Pertama Berakhir Tanpa Gol
Kedua tim tampil berhati-hati pada babak pertama. Villarreal beberapa kali mampu memberikan ancaman melalui serangan dari sisi lapangan, sedangkan Dortmund berusaha membangun permainan melalui penguasaan bola.
Meski terdapat sejumlah peluang, tidak ada gol yang tercipta hingga turun minum. Skor 0-0 membuat pertandingan memasuki babak kedua dengan segala kemungkinan masih terbuka.
Dortmund kemudian mencoba meningkatkan tempo. Namun justru Villarreal yang berhasil memanfaatkan salah satu peluang mereka untuk membuka keunggulan.
2. Villarreal Unggul Lebih Dulu
Gol pembuka pertandingan datang pada menit ke-54. Sebuah situasi serangan Dortmund berakhir dengan bola masuk ke gawang sendiri setelah mengenai Renato Veiga.
Gol tersebut membuat Villarreal berada dalam posisi yang sangat menguntungkan. Dortmund harus mengejar ketertinggalan sementara waktu pertandingan terus berjalan.
Namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Dortmund mulai memberikan tekanan lebih besar dan membuat pertahanan Villarreal semakin dalam.
- 54’Renato Veiga mencetak gol bunuh diri dan Villarreal unggul 1-0.
- 66’Santiago Mouriño menyamakan kedudukan untuk Villarreal setelah Dortmund terus memberikan tekanan.
- 80’Serhou Guirassy mencetak gol dan membawa Dortmund berbalik unggul 2-1.
- 85’Guirassy kembali mencetak gol melalui penalti untuk membuat skor menjadi 3-1.
- 90+3’Villarreal memperkecil skor melalui gol bunuh diri Guirassy, tetapi Dortmund tetap menang 3-2.
3. Guirassy Mengubah Jalannya Pertandingan
Nama Serhou Guirassy menjadi pusat perhatian dalam kemenangan Dortmund. Penyerang asal Guinea tersebut mencetak dua gol dalam rentang waktu hanya lima menit dan mengubah pertandingan secara drastis.
Gol pertamanya pada menit ke-80 membuat Dortmund kembali berada dalam posisi unggul. Fabio Silva memberikan kontribusi penting melalui assist yang membantu Guirassy menyelesaikan peluang tersebut.
Lima menit kemudian, Dortmund mendapatkan penalti setelah Guirassy dijatuhkan oleh Santiago Mouriño. Guirassy maju sebagai eksekutor dan menjalankan tugasnya dengan sempurna.
Dua gol tersebut membuat Dortmund yang sebelumnya tertinggal mampu mengendalikan pertandingan pada fase paling menentukan.
Peran Guirassy:
Dua gol pada menit ke-80 dan ke-85 membuat Guirassy menjadi pemain paling menentukan dalam comeback Dortmund. Ia juga terlibat dalam drama gol terakhir Villarreal setelah bola mengenai dirinya di masa tambahan waktu.
4. Villarreal Sempat Membuat Dortmund Panik
Drama belum berakhir setelah Dortmund unggul 3-1. Villarreal mendapatkan peluang untuk memperkecil ketertinggalan dan akhirnya mencetak gol pada menit ke-90+3.
Gol tersebut tercatat sebagai gol bunuh diri Guirassy. Bola memantul mengenai sang striker dan masuk ke gawang Dortmund sehingga skor berubah menjadi 3-2.
Beberapa menit terakhir berlangsung penuh tekanan. Dortmund harus bertahan dengan konsentrasi tinggi agar Villarreal tidak mendapatkan kesempatan menyamakan kedudukan.
Peluit panjang akhirnya memastikan Dortmund mengamankan tiga poin pada pertandingan pertama league phase.
5. Dortmund Menunjukkan Mentalitas Kuat
Dortmund comeback dramatis 3-2 bukan hanya tentang dua gol Guirassy. Kemenangan tersebut memperlihatkan kemampuan tim untuk tetap percaya diri ketika berada dalam posisi tertinggal.
Setelah kebobolan lebih dulu, Dortmund tidak kehilangan struktur permainan. Tekanan terus diberikan dan para pemain ofensif mulai mendapatkan lebih banyak ruang di area pertahanan Villarreal.
Perubahan intensitas pada babak kedua menjadi salah satu faktor utama kemenangan. Dortmund berhasil mencetak tiga gol dan menghasilkan sejumlah situasi berbahaya.
Momentum Comeback
Dortmund mengubah pertandingan hanya dalam 15 menit. Dari tertinggal 0-1, mereka mencetak tiga gol sebelum akhirnya Villarreal memperkecil skor pada masa tambahan waktu.
6. Debut Liga Champions Berakhir Positif
Kemenangan ini menjadi awal yang sangat penting bagi Dortmund di Liga Champions 2026/27.
Format league phase membuat setiap poin mempunyai arti. Klub yang ingin mengamankan posisi delapan besar harus konsisten mengumpulkan poin sepanjang delapan pertandingan.
Karena itu, tiga poin melawan Villarreal memberikan Dortmund modal berharga sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.
BVB selanjutnya dijadwalkan bertandang ke Norwegia untuk menghadapi Bodø/Glimt pada 14 Oktober 2026.
7. Nico Kovac Bisa Puas dengan Respons Tim
Pelatih Dortmund, Nico Kovac, mendapatkan respons positif dari para pemainnya. Tim tidak panik setelah tertinggal dan mampu meningkatkan intensitas pada fase akhir pertandingan.
Hal tersebut penting karena Dortmund sebelumnya juga menunjukkan karakter comeback di Bundesliga. Pada 5 September, mereka membalikkan ketertinggalan 0-2 melawan Hoffenheim dan menang 3-2 melalui gol Serhou Guirassy, Fabio Silva, serta gol bunuh diri Albian Hajdari.
Dua comeback 3-2 dalam waktu yang sangat berdekatan memperlihatkan bahwa Dortmund mempunyai kemampuan untuk tetap bertarung hingga menit-menit akhir.
8. Ada Kekhawatiran terhadap Konstantinos Karetsas
Kemenangan Dortmund atas Villarreal juga diwarnai momen yang membuat seluruh stadion khawatir. Pemain baru Konstantinos Karetsas harus meninggalkan lapangan pada babak pertama setelah mengalami masalah sirkulasi.
Pemain berusia 18 tahun tersebut kemudian mendapatkan pemeriksaan medis di rumah sakit. Laporan setelah pertandingan menyebut kondisinya stabil, meskipun pemeriksaan lebih lanjut tetap diperlukan.
Dortmund tentu berharap kondisi Karetsas segera membaik sehingga perhatian klub dapat kembali sepenuhnya tertuju pada perjalanan panjang musim ini.
Catatan: Pertandingan Dortmund vs Villarreal berlangsung di Signal Iduna Park dengan kehadiran 77.500 penonton. Dortmund memenangkan laga 3-2 setelah mencetak seluruh tiga golnya pada periode akhir pertandingan.
9. Dortmund Mendapat Modal Penting untuk Liga Champions
Kemenangan atas Villarreal memberikan lebih dari sekadar tiga poin. Dortmund mendapatkan kepercayaan diri karena mampu mengatasi pertandingan yang berjalan sulit.
Serhou Guirassy juga kembali membuktikan kualitasnya di depan gawang. Dua golnya membuat Dortmund mempunyai penyerang yang mampu menjadi pembeda ketika pertandingan memasuki fase krusial.
Fabio Silva juga memberikan kontribusi penting dengan assist untuk gol kedua Dortmund. Kombinasi tersebut dapat menjadi salah satu opsi penting Kovac sepanjang musim.
Namun Dortmund tetap perlu memperbaiki beberapa aspek permainan. Kebobolan terlebih dahulu dan memberikan peluang kepada lawan dapat menjadi masalah ketika menghadapi klub-klub yang lebih klinis.
Ikuti Berita Liga Champions Terbaru
Dapatkan kabar terbaru Borussia Dortmund, Liga Champions, Bundesliga, transfer pemain, hasil pertandingan dan berita sepak bola dunia melalui BolavegasGG.KUNJUNGI BOLAVEGASGG
Dortmund Comeback Dramatis 3-2 atas Villarreal
Dortmund comeback dramatis 3-2 menjadi salah satu cerita paling menarik dari matchday pertama Liga Champions 2026/27.
Villarreal sempat unggul melalui gol bunuh diri Renato Veiga. Namun Dortmund tidak menyerah dan terus meningkatkan tekanan hingga akhirnya Serhou Guirassy mencetak dua gol dalam waktu lima menit.
Keunggulan 3-1 kemudian membuat Dortmund berada dalam posisi nyaman, meskipun gol bunuh diri Guirassy pada masa tambahan waktu sempat membuat suasana kembali menegangkan.
Pada akhirnya, Dortmund mampu mempertahankan skor 3-2 dan mengamankan tiga poin pertama mereka di league phase Liga Champions.
Hasil ini menjadi modal berharga bagi tim Nico Kovac. Dengan mentalitas comeback yang kembali terlihat, Dortmund menunjukkan bahwa mereka tidak mudah menyerah meskipun pertandingan berjalan di luar rencana.
Perjalanan menuju fase knockout masih panjang. Namun jika Dortmund mampu mempertahankan energi, agresivitas dan karakter yang mereka tunjukkan saat menghadapi Villarreal, Die Borussen berpotensi menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan di Liga Champions musim ini.
Topik terkait:
Borussia Dortmund Dortmund vs Villarreal Dortmund 3-2 Villarreal Serhou Guirassy Nico Kovac Villarreal Liga Champions 2026/27 Champions League Bundesliga Berita Bola
Sosial Media Kami
Facebook: Seputaran BOLA Vegasgg