Kapten Korea Selatan, Son Heung-min, sedang jadi sorotan besar jelang Piala Dunia 2026. Penyebabnya cukup jelas: sejak bermain di Major League Soccer bersama Los Angeles FC, Son belum mencetak gol di liga musim ini. Untuk pemain dengan reputasi setajam Son, situasi ini tentu memancing kekhawatiran dari fans Korea Selatan.
Namun Son sendiri tidak terlihat panik. Ia mengatakan bahwa dirinya hanya akan khawatir kalau performanya memang buruk, dan menurutnya itu tidak sedang terjadi. Secara fisik, Son merasa dalam kondisi bagus. Ia bahkan sempat bercanda bahwa mungkin gol-golnya sedang “disimpan” untuk Piala Dunia.
Kabar ini penting karena Son tetap menjadi wajah utama Korea Selatan. Ia sudah mencetak 54 gol dari 142 penampilan internasional, termasuk tiga gol dari tiga edisi Piala Dunia sebelumnya. Dengan pengalaman sebesar itu, Son bukan hanya diandalkan sebagai pencetak gol, tapi juga sebagai pemimpin ruang ganti dan simbol mental tim.
Korea Selatan akan tampil di Piala Dunia untuk ke-11 kalinya secara beruntun. Mereka berada di grup yang cukup menantang bersama Meksiko, Afrika Selatan, dan Republik Ceko. Laga pertama Korea Selatan akan berlangsung melawan Republik Ceko pada 11 Juni 2026 di Guadalajara.
Secara taktik, kondisi Son tetap menarik untuk dipantau. Walaupun belum mencetak gol di liga, bukan berarti kontribusinya hilang. Son bisa tetap berbahaya lewat pergerakan tanpa bola, umpan progresif, pressing, dan kemampuannya menarik perhatian bek lawan. Masalahnya, di turnamen sebesar Piala Dunia, Korea Selatan tetap butuh Son kembali tajam di depan gawang.
Kesimpulannya:
Son Heung-min memang belum panas di level klub, tapi kepercayaan dirinya tetap tinggi. Bagi Korea Selatan, yang paling penting bukan hanya apakah Son mencetak gol sebelum turnamen, melainkan apakah ia bisa mencapai puncak performa tepat saat Piala Dunia dimulai.
Angle konten yang kuat:
“Son belum cetak gol di liga, tapi tetap santai: golnya disimpan untuk Piala Dunia?”