PSG menghadapi awal musim yang sulit setelah gagal meraih kemenangan dalam dua pertandingan pertama Ligue 1 2026/27.
Paris Saint-Germain belum menemukan konsistensi yang diharapkan pada awal Ligue 1 2026/27. Sang juara bertahan harus puas meraih dua hasil imbang pada dua pertandingan pertama, sementara tekanan semakin besar setelah perubahan skuad pada musim panas.
⚽ Berita Bola📅 5 September 2026🔵🔴 Paris Saint-Germain🇫🇷 Ligue 1
PSG menghadapi awal musim sulit setelah gagal memenangkan dua pertandingan pembuka Ligue 1 2026/27. Tim asuhan Luis Enrique bermain imbang 2-2 melawan Rennes pada laga pertama, kemudian kembali meraih skor identik saat menghadapi Lille.
Hasil tersebut cukup mengejutkan jika melihat status PSG sebagai juara bertahan Prancis sekaligus juara Liga Champions dalam dua musim terakhir. Ekspektasi terhadap Les Parisiens tentu sangat tinggi, tetapi performa awal musim justru menunjukkan beberapa persoalan yang perlu segera diperbaiki.
Pada pertandingan melawan Lille, PSG bahkan harus bekerja keras untuk menghindari kekalahan. Gol Vitinha dan Marquinhos pada masa tambahan waktu menyelamatkan mereka dari hasil negatif.
Awal Musim PSG
PSG mengawali Ligue 1 2026/27 dengan dua hasil imbang beruntun. Mereka sempat tertinggal dalam kedua pertandingan dan membutuhkan comeback pada fase akhir laga.

1. Dua Pertandingan, Dua Kali Harus Mengejar Ketertinggalan
Masalah pertama yang terlihat dari perjalanan PSG adalah kemampuan mereka mengontrol pertandingan sejak awal.
Ketika menghadapi Rennes, PSG harus mengejar ketertinggalan sebelum akhirnya mengamankan hasil imbang. Pola serupa kembali terjadi ketika mereka menghadapi Lille pada 28 Agustus.
Lille sempat unggul lebih dulu melalui Hakon Arnar Haraldsson. Dilane Bakwa kemudian membawa Lille unggul 2-1 pada menit ke-84 sebelum PSG mencetak dua gol pada waktu tambahan melalui Vitinha dan Marquinhos.
Comeback tersebut memperlihatkan mentalitas kuat PSG, tetapi pada saat yang sama menunjukkan bahwa mereka memberikan terlalu banyak ruang kepada lawan untuk mengambil kendali permainan.

2. Pertahanan PSG Mulai Mendapat Sorotan
Lini pertahanan menjadi salah satu sektor yang perlu mendapatkan perhatian Luis Enrique.
Dalam dua pertandingan pertama Ligue 1, PSG kebobolan empat gol. Angka tersebut semakin menarik perhatian karena tim mempunyai kualitas pemain yang sangat tinggi dan secara umum mendominasi penguasaan bola.
Persoalannya bukan hanya jumlah gol yang masuk, tetapi bagaimana lawan mampu menciptakan situasi berbahaya ketika PSG kehilangan kontrol atas pertandingan.
Ketika menghadapi tim dengan kualitas lebih tinggi di kompetisi Eropa, kesalahan seperti ini berpotensi menjadi jauh lebih mahal.
Catatan Taktis:
PSG masih mempunyai kemampuan menyerang yang sangat kuat, tetapi keseimbangan antara fase menyerang dan bertahan belum sepenuhnya stabil. Perbaikan transisi menjadi salah satu pekerjaan penting Luis Enrique.

3. Perombakan Skuad Membutuhkan Waktu
PSG menghadapi awal musim sulit juga tidak dapat dilepaskan dari perubahan besar yang terjadi selama musim panas.
Klub melakukan sejumlah perubahan penting terhadap komposisi skuad. Beberapa pemain meninggalkan Paris, sementara wajah baru seperti Ferran Torres dan Lucas Digne datang untuk memperkuat tim.
Perubahan tersebut tentu membutuhkan proses adaptasi. Pemain baru harus memahami pola permainan, jarak antarpemain, mekanisme pressing, serta pergerakan ketika PSG menguasai bola.
Luis Enrique sendiri menilai tim membutuhkan waktu setelah periode pramusim yang lebih pendek akibat kalender sepak bola internasional.
- PSG meraih dua hasil imbang pada dua laga awal Ligue 1.
- PSG mencetak empat gol tetapi juga kebobolan empat gol.
- Dua comeback terjadi setelah PSG lebih dulu tertinggal.
- Perubahan skuad membuat proses adaptasi menjadi faktor penting.
- Luis Enrique tetap mempertahankan kepercayaan terhadap proyek tim.

4. Monaco Datang dengan Modal Sempurna
Tekanan terhadap PSG semakin besar karena Monaco datang dengan performa awal yang sangat baik.
Sebelum pertandingan di Parc des Princes pada 4 September, Monaco memenangkan dua pertandingan pertama Ligue 1 dan berada di puncak klasemen dengan enam poin.
Monaco juga tampil meyakinkan ketika mengalahkan Marseille 2-0. Paris Brunner mencetak dua gol dan menjadi pemain yang paling menonjol dalam kemenangan tersebut.
Artinya, pertandingan PSG melawan Monaco menjadi ujian besar bagi kedua tim dengan momentum yang sangat berbeda. PSG membutuhkan kemenangan pertama, sedangkan Monaco datang untuk mempertahankan catatan sempurna.
Ikuti Berita PSG dan Ligue 1 Terbaru
Dapatkan kabar terbaru PSG, Ligue 1, Liga Champions, transfer pemain, hasil pertandingan, dan berita sepak bola dunia melalui BolavegasGG.KUNJUNGI BOLAVEGASGG

5. Luis Enrique Masih Percaya dengan Proyek PSG
Meski hasil awal musim belum sesuai harapan, Luis Enrique tidak menunjukkan tanda-tanda kehilangan keyakinan terhadap skuadnya.
Pelatih asal Spanyol tersebut baru saja mendapatkan perpanjangan kontrak hingga 2030. Keputusan tersebut memperlihatkan bahwa PSG masih mempercayai proyek jangka panjang yang sedang dibangun.
Enrique juga mendapatkan sejumlah pemain baru yang diharapkan memberikan energi berbeda. Tantangannya sekarang adalah menemukan kombinasi terbaik dan membuat para pemain tersebut menyatu dengan sistem permainan.
Serangan Masih Menjadi Kekuatan Utama
Jika ada satu aspek yang masih memberikan alasan untuk optimistis, kekuatan menyerang PSG tetap menjadi ancaman bagi setiap lawan.
Mereka mempunyai pemain dengan kemampuan menciptakan peluang dari berbagai area lapangan. Ketika menghadapi Lille, PSG mampu mencetak dua gol dalam waktu yang sangat singkat setelah memasuki masa tambahan.
Kemampuan bangkit tersebut menjadi modal penting. Namun PSG tidak ingin terus mengandalkan comeback pada menit-menit akhir.
Untuk menjadi kandidat juara Ligue 1 dan kembali bersaing di Liga Champions, konsistensi sejak menit pertama harus menjadi prioritas.
Masalah Mental atau Hanya Adaptasi?
Dua hasil imbang beruntun belum cukup untuk menyimpulkan bahwa PSG sedang mengalami krisis. Musim masih sangat panjang dan perubahan skuad memang dapat memengaruhi performa awal.
Namun, pola pertandingan tetap layak diperhatikan. PSG dua kali berada dalam posisi tertinggal dan dua kali pula harus melakukan comeback.
Jika pola tersebut terus berulang ketika menghadapi lawan yang lebih kuat, masalah kecil di awal musim dapat berkembang menjadi persoalan serius.
Yang Harus Diperbaiki PSG
Konsistensi pertahanan, kontrol pertandingan sejak menit awal, efektivitas transisi, serta integrasi pemain baru menjadi beberapa aspek yang perlu dibenahi Luis Enrique.
PSG Tetap Favorit, tetapi Tidak Boleh Terlena
Status PSG sebagai juara bertahan membuat mereka tetap menjadi kandidat kuat untuk memenangkan Ligue 1. Kedalaman skuad dan kualitas pemain masih berada di level tertinggi.
Tetapi kompetisi domestik tidak selalu dimenangkan hanya berdasarkan nama besar. Konsistensi menjadi faktor utama, terutama ketika klub harus membagi fokus dengan Liga Champions.
Monaco, Lille, Marseille, Lyon dan sejumlah klub lain akan berusaha memanfaatkan setiap kelemahan PSG untuk memperkecil jarak di klasemen.
Awal Sulit Belum Berarti Musim yang Buruk
Pada akhirnya, PSG menghadapi awal musim sulit, tetapi situasi tersebut belum bisa disebut sebagai krisis.
Dua hasil imbang membuat PSG kehilangan empat poin dari dua pertandingan pertama. Namun kemampuan mencetak gol pada menit-menit akhir menunjukkan bahwa karakter juara mereka masih ada.
Pekerjaan Luis Enrique sekarang adalah mengubah mentalitas comeback tersebut menjadi konsistensi. PSG harus mampu memenangkan pertandingan tanpa selalu menunggu tekanan besar datang terlebih dahulu.
Dengan skuad yang bertabur pemain berkualitas dan target besar di Ligue 1 serta Liga Champions, beberapa pekan berikutnya akan menjadi periode penting untuk melihat apakah PSG benar-benar mengalami masalah atau hanya membutuhkan waktu untuk menemukan ritme.
Jika lini pertahanan mulai lebih solid dan pemain-pemain baru semakin memahami sistem, PSG masih mempunyai peluang besar untuk kembali mendominasi Prancis. Namun untuk saat ini, awal musim PSG memang belum berjalan sesuai ekspektasi.
Topik terkait:
PSG Paris Saint-Germain Luis Enrique Ligue 1 AS Monaco Ferran Torres Liga Champions Berita Bola
Sosial Media Kami
Facebook: Seputaran BOLA Vegasgg