Kembalinya Neymar ke skuad Tim Nasional Brasil untuk Piala Dunia 2026 menjadi salah satu berita terbesar di sepak bola dunia minggu ini. Banyak orang sebelumnya mengira karier internasional Neymar mulai mendekati akhir setelah rentetan cedera panjang, tapi pelatih baru Brasil, Carlo Ancelotti, justru memutuskan membawanya kembali ke turnamen terbesar dunia
🇧🇷 Kenapa Comeback Ini Sangat Besar?

Neymar sudah lama menjadi simbol sepak bola Brasil modern. Tapi dalam beberapa tahun terakhir:
- performanya terganggu cedera,
- sempat mengalami ACL injury serius,
- dan banyak yang meragukan apakah dia masih bisa bermain di level tertinggi.
Bahkan sebelum pengumuman skuad resmi, Neymar sempat tidak masuk beberapa pemanggilan timnas dan namanya mulai dianggap “era lama” dibanding generasi baru Brasil seperti:
- Vinícius Júnior
- Rodrygo
- Endrick
- Raphinha
Karena itu ketika namanya diumumkan masuk skuad 26 pemain Brasil, reaksinya langsung besar di seluruh dunia sepak bola. Bahkan Neymar disebut sampai menangis saat mendengar namanya dipanggil kembali ke tim nasional.
⚽ Alasan Ancelotti Tetap Memilih Neymar

Carlo Ancelotti menjelaskan bahwa keputusan ini bukan sekadar sentimental atau penghormatan kepada legenda. Menurutnya, Neymar dipilih karena:
- kondisi fisiknya membaik,
- performanya mulai stabil,
- dan pengalamannya dianggap sangat penting untuk turnamen sebesar Piala Dunia.
Ancelotti juga dikenal sebagai pelatih yang sangat percaya pada pemain berpengalaman di pertandingan besar. Dia melihat Neymar masih punya:
- kreativitas,
- visi bermain,
- kualitas bola mati,
- dan mental big match yang sulit digantikan pemain lain.
Secara pengalaman, Neymar memang masih menjadi:
- top skor sepanjang sejarah Brasil,
- pemain dengan pengalaman internasional luar biasa,
- dan salah satu pemain paling berpengaruh generasinya.
🔥 Apa Peran Neymar Sekarang?
Yang menarik, Brasil sekarang bukan lagi “tim Neymar” seperti era 2014–2022.
Sekarang Brasil punya banyak pemain muda elite:
- Vinícius,
- Rodrygo,
- Bruno Guimarães,
- Gabriel Martinelli,
- sampai Endrick.
Karena itu Neymar kemungkinan tidak lagi menjadi satu-satunya pusat permainan. Justru banyak analis menilai posisi ini bisa membuat Neymar lebih berbahaya karena:
- tekanan tidak sepenuhnya ada di dirinya,
- dia bisa bermain lebih bebas,
- dan fokus menjadi creator dibanding membawa seluruh tim sendirian.
Ancelotti sendiri disebut ingin menggunakan Neymar lebih fleksibel:
- bisa sebagai playmaker,
- second striker,
- atau pemain bebas di belakang penyerang utama.
⚠️ Masalah Besar: Cedera
Meski comeback ini emosional dan besar, kekhawatiran utama tetap soal kondisi fisik Neymar.
Beberapa hari setelah masuk skuad, muncul laporan bahwa Neymar kembali mengalami gangguan cedera betis saat bermain untuk Santos.
Ini membuat banyak fans Brasil khawatir karena:
- usia Neymar sudah 34 tahun,
- riwayat cederanya panjang,
- dan intensitas Piala Dunia sangat berat.
Ancelotti bahkan menegaskan Brasil tidak boleh terlalu bergantung pada Neymar saja.
🌍 Kenapa Dunia Sepak Bola Sangat Antusias?
Karena ini kemungkinan besar:
Piala Dunia terakhir Neymar.
Banyak fans netral ingin melihat:
- Neymar sehat,
- tampil maksimal,
- dan akhirnya mencoba membawa Brasil juara dunia lagi.
Sejak terakhir kali Brasil juara Piala Dunia pada 2002, mereka selalu gagal memenuhi ekspektasi besar publik. Neymar sendiri:
- pernah cedera di 2014,
- tersingkir dramatis di 2018,
- dan kalah adu penalti di 2022.
Karena itu comeback ini terasa seperti:
“last dance” Neymar bersama Brasil.