New Zealand mulai mendapat kabar kurang ideal jelang laga pembuka Piala Dunia 2026 melawan Iran. Dua gelandang mereka, Ryan Thomas dan Joe Bell, sedang bermasalah dengan cedera kaki dan belum berada dalam kondisi pertandingan terbaik. Situasi ini membuat persiapan lini tengah All Whites jadi sorotan besar sebelum turnamen dimulai.
Ryan Thomas mengalami cedera hamstring dan dipastikan absen dari laga uji coba melawan Haiti dan Inggris. Sementara Joe Bell mengalami masalah betis dan minimal akan absen pada laga melawan Haiti. Pelatih Darren Bazeley masih berharap keduanya bisa pulih tepat waktu untuk pertandingan pertama melawan Iran pada 15 Juni 2026.
Masalah ini cukup penting karena Thomas dan Bell termasuk bagian dari kelompok gelandang berpengalaman New Zealand. Keduanya dibutuhkan untuk membantu menjaga keseimbangan tim, terutama karena lawan pertama mereka adalah Iran, tim yang dikenal punya kekuatan fisik, transisi cepat, dan pengalaman turnamen yang lebih matang. New Zealand juga berada di Grup G bersama Iran, Mesir, dan Belgia, sehingga laga pertama akan sangat krusial untuk menjaga peluang lolos.
Absennya Thomas dan Bell di laga uji coba juga membuka kesempatan untuk pemain lain. Reuters melaporkan nama seperti Alex Rufer dan pendatang baru Lachlan Bayliss bisa mendapat menit bermain lebih banyak untuk menemani Marko Stamenić di lini tengah. Ini bisa jadi keuntungan kecil bagi Bazeley untuk menguji kedalaman skuad, tapi tetap ada risiko karena chemistry tim belum tentu langsung terbentuk.
Dari sisi mental, New Zealand datang sebagai underdog. Mereka kembali ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 2010, sementara Iran membawa pengalaman lebih besar di level internasional. The Guardian juga menyoroti bahwa laga New Zealand vs Iran punya konteks lebih luas dari sekadar sepak bola karena adanya tensi geopolitik dan perubahan base camp Iran ke Meksiko.
Kesimpulannya, New Zealand punya tantangan besar sebelum menghadapi Iran. Mereka masih berharap dua gelandang pentingnya pulih, tapi waktu semakin sempit. Kalau Thomas dan Bell belum siap, Bazeley harus cepat menemukan formula baru agar lini tengah All Whites tidak kalah kuat dalam duel, pressing, dan transisi.
Angle konten yang kuat:
“Belum mulai Piala Dunia, New Zealand sudah dibuat waswas. Dua gelandang penting diburu waktu untuk pulih sebelum laga pembuka melawan Iran.”